Setup Environment dan Instalasi
Sebelum memulai proses development kita harus meng-install apa saja tools yang dibutuhkan atau melakukan setup environment software yang dibutuhkan:
Persyaratan Sistem Minimum
Periksa terlebih dahulu apakah sistem yang akan digunakan sebelum melanjutkan. Berikut syarat yang harus dipenuhi untuk berbagai sistem operasi:
- Windows
- Linux
- Mac OS
- Sistem Operasi: Windows 7 SP1 atau diatas nya (64-bit), x86-64 based.
- Sisa Disk: 1.64 GB (tidak termasuk untuk IDE/Tools lainnya).
- Tools: Flutter bergantung pada beberapa tools ini yang tersedia di envronment kalian
- Windows PowerShell 5.0 atau terbaru (ini sudah ada jika di Windows 10).
- Git for Windows 2.x, akan dibutuhkan saat menggunakan perintah yang berkaitan dengan git.
- Sistem Operasi: Linux 64 bit
- Sisa Disk: 600 MB (tidak termasuk untuk IDE/Tools lainnya).
- Tools: Flutter membutuhkan beberapa command line tools ini
- bash
- bash
- curl
- file
- git 2.x
- mkdir
- rm
- unzip
- which
- xz-utils
- zip
- Shared Libraries: commant test pada Flutter membutuhkan library ini:
- libGLU.so.1 yang di sediakan oleh package mesa seperti libglu1-mesa pada Ubuntu/Debian dan mesa-libGLU pada Fedora.
Coming Soon ...
JDK
Pertama kali yeng perlu di perhatikan untuk melakukan development pada platform Android. Pastikan Java Development Kit juga telah ter-install.
Download JDK
- Windows
- Linux
- Mac OS
- Download File Berikut JDK (Sesuaikan dengan Arsitektur OS Kalian 32/64 Bit)
- Lakukan Instalasi (Next Saja)
Already Installed on System
Coming Soon ...
Flutter SDK
Setelah Persyaratan telah terpenuhi, maka perlu mendapatkan / Mendownload SDK Flutter
Download SDK
- Windows
- Linux
- MacOS
Download Flutter SDK yang telah di bundled Fluterr SDK - Windows 2.10.3 - Stable Untuk Versi lain, silahkan cek halaman Rilis SDK
Ekstrak file zip yang telah di download dan letakkan folder flutter yang ada di dalam pada folder yang di inginkan
tipcontoh: C:\Users\nama-user\Documents\development\
cautionjangan meletakkan Flutter di direktori seperti C:\Program Files\ atau lainnya yang membutuhkan hak akses yang tinggi.

Download Flutter SDK yang telah di bundled Fluterr SDK - Linux 2.10.3 - Stable Untuk Versi lain, silahkan cek halaman Rilis SDK
Ekstrak file zip yang telah di download dan letakkan folder flutter yang ada di dalam pada folder yang di inginkan
tipcontoh: ~/Documents/Development
Coming Soon ...
Update Path
Setelah mendapatkan SDK Flutter, kita perlu mengupdate path agar command flutter dapat di jalankan pada CMD/Terminal Dengan Cara sebagai berikut:
- Windows
- Linux
- MacOS
Buka Pencarian Windows dan Cari dengan Keyword "env"

Klik Button Environment Variables

Pada bagian username pilih variabe "Path" lalu pili edit, Jika tidak ada buat saja.

Saat mengedit environment variable, tambah kan saja value baru yaitu: Path/Direktori dari flutter\bin pada saat Ekstrak sebelumnya

Anda dapat meng-copy path dengan cara klik kanan pada address bar di windows explorer dan copy as a text

Linux
Coming Soon ...
Flutter CLI
Binary Flutter yang kita download sebelum nya memiliki command-line tools yang dapat digunakan, contoh nya yaitu:
- flutter doctor
- flutter create
flutter doctor
Apa tujuan command ini ? Command ini bertujuan untuk memeriksa apakah environment yang sudah kita siapkan sudah sesuai atau belum. contoh: command ini akan memberitahukan apa saja yang belum ter install dan belum dilakukan
contoh output dari command flutter doctor:
[-] Android toolchain - develop for Android devices
• Android SDK at D:\Android\sdk
✗ Android SDK is missing command line tools; download from https://goo.gl/XxQghQ
• Try re-installing or updating your Android SDK,
visit https://docs.flutter.dev/setup/#android-setup for detailed instructions.
command ini memberitahukan bahwa ada android SDK yang belum ter install
seharusnya seperti ini:
E:\UNAMA\Dosen\Mobile-Flutter>flutter doctor
Doctor summary (to see all details, run flutter doctor -v):
[√] Flutter (Channel stable, 2.10.3, on Microsoft Windows [Version 10.0.19043.1266], locale en-ID)
[√] Android toolchain - develop for Android devices (Android SDK version 31.0.0)
[√] Chrome - develop for the web
[!] Visual Studio - develop for Windows (Visual Studio Build Tools 2017 15.9.39)
X Visual Studio 2019 or later is required.
Download at https://visualstudio.microsoft.com/downloads/.
Please install the "Desktop development with C++" workload, including all of its default components
[√] Android Studio (version 2020.3)
[√] VS Code (version 1.65.2)
[√] Connected device (3 available)
[√] HTTP Host Availability
! Doctor found issues in 1 category.
NB: ada 1 Peringatan, tapi tidak masalah karna hanya akan mendevelop untuk mobile
IDE
IDE atau Integrated Development Environment merupakan program yang memilki fasilitas untuk membuat perangkat lunak
- Android Studio
- VS Code
- Download Aplikasi Android Studio pada link berikut: Download
- Lakukan Instalasi, Agree dan Next saja hingga proses selesai
- Jika telah selesai, Ada beberapa hal yang perlu di pastikan nanti:
- Android SDK
- Android Command-line tools
- Android Virtual Device (Emulator)
- Download VS Code pada link berikut: Download
- Lakukan Instalasi, Agree dan Next Saja hingga proses selesai
- Jika telah seleasi, Bisa menambahkan beberapa extension nanti karena saya akan menggunakan VS Code ini.
Android SDK
Setelah Android Studio Berhasil di install, kita perlu memastikan Android SDK juga sudah ter install.
- Buka SDK Manager di Android Studio

- Pastikan pada Tab SDK Platform ada Android yang status nya ter install, dalam gambar ini ada 2 yaitu Android 12 dan Android 5.1

- Pada tab SDK Tools, pastikan Android SDK Command-line Tools ter install

Android Virtual Device
Kita dapat menggunakan Emulator untuk menjalankan Aplikasi yang telah kita buat. Terdapat beberapa virtual device yang digunakan seperti Nox Emulator tapi kita akan menggunakan Android Emulator Bawaan
- Buka AVD Manager di Android Studio

- Pilih Create Virtual Device (Jika Belum ada)
- Pilih Tipe Device yang di inginkan
- Pilih Versi Android dan download
- Next dan Finish
Android Licenses
Pada command line / CMD / Terminal silahkan jalankan perintah berikut:
flutter doctor --android-licenses
untuk menyetujui agreement licenses nya.
VS Code Extensions
Kita dapat menginstall beberapa extension yang dapat membantu kita dalam proses development, yaitu:
- Dart --> Untuk Bahasa Dart
- Flutter --> Untuk Flutter
Pada Side Bar VS Code pilih extension

Project Baru
Kita dapat membuat project baru di flutter dengan menggunakan VS Code atau menggunakan Flutter CLI dengan Terminal / CMD
- VS Code
- Terminal
- Ke tab View --> Command Pallate / Ctrl + Shift + P

- Ketik Flutter, Lalu Pilih New Project

- Pilih Application

- Pilih Lokasi Penyimpanan Project
- Tunggu Proses Selesai
- Pada CMD/Terminal Jalankan perintah berikut
flutter create app_contoh
Jika telah selasi tampilan nya seperti ini:
E:\UNAMA\Dosen\Mobile-Flutter>flutter create app_contoh
Creating project app_contoh...
Running "flutter pub get" in app_contoh... 2,416ms
Wrote 96 files.
All done!
In order to run your application, type:
$ cd app_contoh
$ flutter run
Your application code is in app_contoh\lib\main.dart.
Buka dengan VS Code
Pada Saat Membuat dengan Command Pallate di VS Code, Harus nya Otomatis ke Folder Project Tsb
- GUI
- CLI
- Buka VS Code
- Pilih Tab File
- Pilih Open Folder
- Pilih Folder yang telah di buat tadi
- Buka CMD / Terminal
- Pastikan Sudah Berada di Direktori Project yang dibuat tadi
- Jalankan Perintah Berikut
code namaProject
code merupakan nama binary VS Code dan kita memerintahkan VS Code untuk membuka folder dengan nama setelah nya
Struktur Folder
Pada proses pembuatan project baru flutter sebelumnya, kita dapat cek ada beberapa file & folder yang ada. Masing-masing mempunyai fungsi tersendiri

Kita akan coba bahas beberapa, yaitu:
- android: Berisi file untuk melakukan konfigurasi pada android
- ios: Berisi file unttuk melakukan konfigurasi pada iOS
- lib: Berisi code utama dari aplikasi
- pubspec.yaml: File untuk mengelola dependencies pada aplikasi
Jalankan dengan Emulator
Pastikan Android Virtual Device sudah di setup seperti di step sebelumnya
- Jalankan Android Virtual Device yang di inginkan

- Pada status bar VS Code Bagian bawah kanan, pastikan device sudah terpilih

Jalankan dengan Smartphone
Pastikan Mode Pengembang Aktif pada Smartphone.
Tiap Smartphone mungkin akan berbeda

Lalu ke System & Device >> Additional Settings >> Developer Options
aktifkan usb debgging dan install via usb

Pada Saat pertama kali di run, akan terasa relatif lama. Namun fitur hot reload yang ada nanti cukup membantu.
- VS Code
- Terminal
- Pada tab Run --> Start Debugging / F5 --> Pilih Dart & Flutter

- Nanti akan muncul icon ini di VS Code, dan icon petir itu untuk melakukan hot reload

- Pada Terminal / CMD, jalankan perintah ini:
flutter run
Kurang lebih akan jika berhasil akan menampilkan output seperti ini:
Running Gradle task 'assembleDebug'... 37.5s
√ Built build\app\outputs\flutter-apk\app-debug.apk.
Installing build\app\outputs\flutter-apk\app.apk... 9.0s
Syncing files to device Android SDK built for x86 64... 739ms
Flutter run key commands.
r Hot reload.
R Hot restart.
h List all available interactive commands.
d Detach (terminate "flutter run" but leave application running).
c Clear the screen
q Quit (terminate the application on the device).
Running with sound null safety
An Observatory debugger and profiler on Android SDK built for x86 64 is available at: http://127.0.0.1:49978/XZ5oOCjBHXU=/
The Flutter DevTools debugger and profiler on Android SDK built for x86 64 is available at:
http://127.0.0.1:9101?uri=http://127.0.0.1:49978/XZ5oOCjBHXU=/
- Tekan r untuk menjalankan fitur hot reload
Jika Berhasil di jalankan akan menampilkan Project Demo Berikut:
